Panduan Tata Naskah Dinas & Glosarium AMS
Rujukan lengkap aturan penomoran agenda, alur disposisi, TTE BSRe, dan istilah manajemen surat.
Alur Operasional Surat Masuk
Penerimaan Logistik Ekspedisi
Surat fisik dari pos/kurir dicatat dalam modul ekspedisi masuk.
Agenda Surat Masuk (M.1 - M.21)
Staf menginput detail naskah dan memilih kode klasifikasi untuk menerbitkan nomor agenda otomatis.
Disposisi & Penerimaan Berkas Fisik
Rektor/Warek meneruskan instruksi disposisi multi-tujuan disertai penandaan spesimen paraf digital.
Alur TTE & QR Verification
Pengajuan Draft & Paraf Bertingkat
Staff mengunggah konsep naskah, Wakil Rektor melakukan verifikasi dan membubuhkan paraf persetujuan.
TTE Sertifikat Elektronik BSRe
Rektor menandatangani naskah secara digital dan menerbitkan barcode QR keaslian.
Verifikasi QR Code Keaslian
Pihak luar dapat melakukan scan QR Code untuk menguji keabsahan 100% valid dokumen TTE.
Glosarium Istilah & Kamus AMS
Penjelasan istilah penting yang sering digunakan dalam Aplikasi Manajemen Surat.
Kode Klasifikasi (M & K)
Pengelompokan perihal surat. Kode M digunakan untuk naskah masuk (M.1 s/d M.21), sedangkan Kode K digunakan untuk naskah keluar (K.1 s/d K.21).
Slot Booking (Reserved)
Fitur pemesanan nomor surat keluar berurut sebelum isi surat selesai dikonsep secara lengkap agar tidak diserobot oleh unit lain.
Paraf Bertingkat
Alur persetujuan internal berjenjang oleh Wakil Rektor 1-4 sebelum suatu naskah ditandatangani oleh Rektor Universitas.
TTE BSRe & QR Code
Tanda Tangan Elektronik resmi tersertifikasi Balai Sertifikasi Elektronik (BSRe) yang terenkripsi dan dilengkapi QR Code verifikasi digital.
Token Tracking
Kode unik berbentuk huruf & angka (misal `TKN-98201`) yang diberikan kepada pengaju perihal untuk melacak persetujuan nomor agenda.
Backdated Slot
Pemberian nomor agenda dengan tanggal menyusul (tanggal mundur) untuk mengakomodasi naskah yang diterbitkan secara darurat pada hari sebelumnya.